Tampilkan postingan dengan label Suriah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suriah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Oktober 2013

Sniper Pemerintah Suriah 'Lomba' Tembak Janin di Perut Ibunya Demi Rokok

http://l3.yimg.com/bt/api/res/1.2/f4PHq.mMVeLM56P_OjYKXg--/YXBwaWQ9eW5ld3M7Zmk9aW5zZXQ7aD0yNTQ7cT03NTt3PTQ0Mw--/http://media.zenfs.com/id-ID/News/tempo/229653.jpg

Kebiadaban baru dilaporkan terjadi di Suriah. Menurut seorang dokter Inggris yang melakukan misi kemanusiaan di sana, janin di rahim wanita Suriah menjadi sasaran penembakan dengan hadiah sebungkus rokok. David Nott, nama dokter itu, mengaku menyaksikan bukti pejuang menggunakan warga sipil sebagai target latihan menembak dan pada beberapa kesempatan menembak wanita hamil tepat di perutnya untuk membunuh janin yang dikandungnya.

Sebuah foto dengan sinar X yang menunjukkan janin dengan peluru bersarang di kepala disodorkannya sebagai bukti. Ia menyatakan, banyak warga sipil Suriah yang kini terperangkap antara pasukan pemerintah dan pemberontak. Dia menggambarkannya sebagai "neraka di dalam neraka". Ada area jalan tertentu yang menjadi ajang "lomba" para penembak jitu itu. Jika wanita dan anak-anak melintas, mereka akan menjadi target empuk.

Ia melihat indikasi penembakan itu dilakukan secara terencana untuk tujuan latihan. "Suatu hari akan datang banyak pasien dengan luka tembak di paha kiri, di hari yang lain, semua pasien datang dengan luka tembak di dada kirinya," katanya.

Nott mengatakan selama 20 tahun menjadi sukarelawan di zona perang, baru kali ini ia menyaksikan wanita hamil menjadi sasaran. Dia menyatakan sudah menangani dua pasien wanita hamil dengan peluru bersarang di kepala bayi mereka. Perang sipil Suriah telah menewaskan lebih dari 100.000 orang. Perang ini kini mengarah pada perang saudara antara kubu Suni yang mendukung tentara pemberontah dan kubu Syiah yang mendukung pemerintah.

Jumat, 06 September 2013

Obama Minta Pentagon Tentukan Target Penyerbuan Ke Suriah

http://patdollard.com/wp-content/uploads/2013/08/Obama-Pentagon-1-5-12.jpg

Presiden Amerika Serikat Barack Obama memerintahkan Pentagon menambah daftar sasaran gempuran di Suriah, setelah laporan intelijen menyebutkan bahwa pemerintah Suriah telah memindahkan pasukan dan perlengkapan yang digunakan untuk mengerahkan senjata kimia di lokasi berbeda. Demikian laporan The New York Times, Kamis, 5 September 2013.

Guna mencegah dan menurunkan kemampuan pasukan Presiden Bahsar al-Assad menggunakan senjata kimia, serangan akan menghantam lebih dari 50 lokasi. "Tempat-tempat ini semula menjadi target gempuran pasukan Prancis," tulis koran Amerika Serikat ini. The New York Times juga menulis mengenai penggunaan jet tempur Amerika dan Prancis, serta tembakan misil dari kapal perang yang diawali dengan serangan Tomahawks.

"Unit-unit pasukan Suriah yang dituduh oleh Amerika menyimpan dan menyiapkan senjata kimia, serta menggunakannya dalam menghadapi pemberontak--akan menjadi sasaran serangan, termasuk markas besar Angkatan Bersenjata Suriah," kata pejabat militer Amerika Serikat yang tidak disebutkan namanya.

Dia menambahkan, serangan juga akan ditujukan terhadap unit roket dan artileri Suriah. Meskipun demikian, mereka, pejabat militer Amerika ini menjelaskan, serangan tidak ditujukan terhadap gudang penyimpanan senjata kimia demi menghindari munculnya bencana lebih besar.

Pada Rabu, 4 September 2013, Kepala Staf Gabungan Jenderal Martin Dempsey mengatakan kepada Kongres bahwa target gempuran Amerika lainnya termasuk perlengkapan yang digunakan Suriah untuk melindungi senjata kimia, misalnya pertahanan udara, misil jarak jauh, dan roket yang dapat juga untuk mengirimkan senjata (kimia).